PETUNJUK PEMBUATAN LAPORAN PRAKERIN

PETUNJUK PELAKSANAAN 

DAN PEMBUATAN  LAPORAN

 

PRAKTEK KERJA INDUSTRI

 (PRAKRIN)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

BAB I Pendahuluan

Latar Belakang …………………………………………………………………………… 3

Tujuan dan Manfaat ……………………………………………………………………. 3

Persyaratan ………………………………………………………………………………… 3

Materi ……………………………………………………………………………………….  4

Pembimbing ……………………………………………………………………………….. 4

Waktu dan Tempat ……………………………………………………………………..  4

Rosedur Pelaksanaan …………………………………………………………………..  5

Tata tertib ………………………………………………………………………………….  6

Penyerahan Laporan PRAKERIN ………………………………………………..  6

 

BAB II Sistematika Penulisan Laporan Dan Laporan

Format Laporan ………………………………………………………………………….  8

 

BAB III Petunujk Pengetikan Laporan

Latar Belakang …………………………………………………………………………  10

Aturan Pengetikan …………………………………………………………………….  10

Ilustrasi ……………………………………………………………………………………  12

Kebahasaan ……………………………………………………………………………… 12

Kutipan ……………………………………………………………………………………  12

Kepustakaan …………………………………………………………………………….. 14

 

Lampiran

Lampiran 1. Contoh Halaman Judul Laporan PRAKERIN ………….  16

Lampiran 2. Contoh Halaman Pengesahan …………………………………  17

Lampiran 3. . Contoh DAFTAR ISI Laporan ……………………………..  18

Lampiran 4. Contoh Halaman Judul Laporan PRAKERIN ………….  19

Lampiran 5. Contoh Halaman Pengesahan Laporan PRAKERIN…  20

Lampiran 6. Contoh Daftar Isi ………………………………………………….  21

Lampiran 7. Contoh Daftar Gambar………………………………………….. 22

Lampiran 8. Contoh Daftar Tabel ……………………………………………..  22

Lampiran 9. Contoh Daftar Lampiran ………………………………………..  22

Lampiran 10. Contoh Formulir Kegiatan Harian …………………………  23

Lampiran 11. Contoh Formulir Penilaian Praktek Kerja Industri  24

Lampiran 12. ContohSurat Kesediaan Untuk Membimbing …………  25

Lampiran 13. Contoh Form Permohonan PRAKERIN ………………..  26

Lampiran 14. Contoh Tanda Terima Laporan PRAKERIN ………….  27

Lampiran 15. Form Bimbingan PRAKERIN ………………………………  28

     Lampiran 12.. Form Daftar Hadir ujian PRAKERIN

 

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………47

 

LAMPIRAN……………………………………………………………………………………………4

 

 

BAB I

Pendahuluan

 

1.1.      Latar Belakang

Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan di luar sekolah,Pelatian industri merupakan suatu keharusan akademis bagi setiap siswa pada tingkat akhir dan ikut menentukan standar kualifikasi kelulusan siswa yang bersangkutan pada akhir jenjang pendidikan, salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh Siswa / Siswi untuk ke Kelas berikutnya, sebelum membuat tugas akhir (TA).

 

Praktek Kerja Industri dimaksudkan untuk mendekatkan siswa keapada tuntutan dunia usaha / industry, seakligus diharapkan mampu memberikan umpan balik kepada pihak industry mengenai standar kualifikasi lulusan SMK yang dibutuhkan oleh dunia kerja / industry dan masukan – masukan yang berarti bagi pembangunan mutu pendidikan kejuruan.

 

1.2. Tujuan dan Manfaat

Tujuan

Mendidik generasi yang benar, pintar, berbudaya yang siap menghadapi dunia kerja dan tantangn pada Zamannya, Memberikan pengalaman kerja kepada Siswa / Siswi dalam rangka menerapkan/membandingkan teori dan pengetahuan yang telah diterimanya di dalam pembelajaran atau praktikum dengan situasi  nyata di tempat PRAKERIN.

 

Manfaat

Setelah mengikuti PRAKERIN diharapkan Siswa / Siswi dapat

  1. mengenali/mengetahui kebutuhan pekerjaan di tempat Praktek Kerja Industri.
  2. menyesuaikan (menyiapkan) diri dalam menghadapi lingkungan kerja setelah       mereka menyelesaikan studinya.
  3. mengetahui/melihat secara langsung penggunaan/peranan teknologi informasi      dan komunikasi di tempat Praktek Kerja Industri.
  4. menyajikan hasil-hasil yang diperoleh selama PRAKERIN dalam bentuk laporan PRAKERIN.
  5. menggunakan hasil atau data-data PRAKERIN untuk dikembangkan menjadi tugas    akhir.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.3. Persyaratan

Siswa / Siswi yang akan melaksanakan Praktek Kerja Industri harus memenuhi persyaratan sbb :

  1. telah lulus mata pelajran produktif miNISal 10 kopentensi.
  2. mempunyai nilai rata – rata kopentensi miNISal 75.
  3. membayar biaya PRAKERIN yang sudah di tentukan.
  4. PRAKERIN dapat dilaksanakan secara perorangan atau kelompok.
  5. memiliki surat penerimaan/ijin pelaksanaan dari tempat PRAKERIN.
  6. Melengkapi Sgala Administrasi yang sudah di tentukan.

 

1.4. Pembimbing

Pembimbing Praktek Kerja Industri terdiri dari Guru Pembimbing dan pembimbing lapangan. Guru Pembimbing adalah guru yang mengajar yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah atau Ketua Program Studi. Persyaratan Guru Pembimbing adalah sbb :

  1. Mempunyai masa kerja miNISal 1 tahun.
  2. Bersedia membimbing Siswa / Siswi PRAKERIN.
  3. Memiliki keahlian/kompetensi sesuai dengan materi PRAKERIN Siswa / Siswi yang dibimbingnya.
  4. Sanggup menjalankan tugas sebagai pembimbing dengan ketentuan yang sudah di tentukan.

Sedangkan Pembimbing Lapangan adalah Pembimbing/ supervisor yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang di tempat Praktek Kerja Industri.

 

 

1.6. Waktu dan Tempat

PRAKERIN dilaksanakan selama 2 bulan. Tempat PRAKERIN untuk jurusan RPL adalah perusahaan swasta, BUMN/BUMD, lembaga pendidikan, organisasi, lembaga pemerintah, Perbankan, Rumah Sakit, industri, konsultan software/hardware dan tempat lainnya yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Sedangan Tempat PRAKERIN untuk jurusan TMO adalah Bengkel mobil / motor dan soarum.Tempat Praktek Kerja Industri dicari sendiri oleh Siswa / Siswi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.7. Prosedur Pelaksanaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.8. Tata Tertib

Siswa / Siswi yang mengikuti Praktek Kerja Industri harus mematuhi dan mentaati tata tertib baik tata tertib yang dibuat di Kompetensi  maupun tata tertib di tempat Praktek Kerja Industri, antara lain :

  1. Siswa / Siswi harus mengikuti aturan waktu dari persiapan sampe pelaksanaan PRAKERIN yang sudah di tentukan.
  2. Siswa / Siswi harus berpakaian bersih dan rapi, memakai kemeja, tidak berpakaian ketat dan memakai sepatu tertutup.
  3. Siswa / Siswi menjaga nama baik almamater SMKAs-Syamsuriyyah
  4. Siswa / Siswi memakai tanda pengenal Praktek Kerja Industri (Jika ada).
  5. Siswa / Siswi harus hadir sesuai dengan jadual jam kerja tempat, Praktek Kerja Industri.
  6. Siswa / Siswi dilarang merokok, meminum minuman keras, membawa senjata tajam, senjata api dan narkoba.
  7. Siswa / Siswi harus menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian
  8. Siswa / Siswi harus menjaga etika, sopan santun, ketenangan, ketertiban dan ketentraman tempat PRAKERIN.
  9. Siswa / Siswi harus mematuhi tata tertib tempat PRAKERIN.
  10. Pelanggaran terhadap tata tertib dan tata tertib tempat Praktek Kerja Industri akan dikenakan sanksi.
  11. Hal-hal lain dapat menyesuaikan dengan kondisi di tempat PRAKERIN.

 

1.9. Penyerahan Laporan PRAKERIN

Penyerahan laporan dalam bentuk Hardcopy 4 rangkap + softcopy (CD-Produk PRAKERIN), dengan softcover berwarna kuning tua, laporan diserahkan ke:

  1. Kepala Sekolah
  2. Prodi
  3. Pembimbing
  4. Mahasiwa
  5. Instansi ( Jika Minta )

Untuk penyerahan laporan harus disertakan bukti form penyerahan laporan PRAKERIN dan  rekap form Administrasi ke TU untuk syarat mengeluarkan nilai PRAKERIN.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

SISTEMATIKA PENULISAN

LAPORAN

 

 

2.1.  Sistematika Laporan

Sistematika penulisan Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKRIN ) terdiri dari  :

 

HALAMAN JUDUL (Contoh Lampiran 1)

PERSETUJUAN INSTANSI (Contoh Lampiran 2)

PERSETUJUAN PEMBIMBING (Contoh Lampiran 3)

EVALUASI DAN PENGESAHAN (Contoh Lampiran 4)

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI (Contoh Lampiran 5)

 

  • BAB I PENDAHUKUAN

1.1 Latar Belakang

Latar belakang berisi mengapa diperlukan Praktek Kerja Industri, dimana Praktek Kerja Industri akan dilakukan dan mengapa tempat tersebut yang dipilih, apa hubungan atau kegiatan yang sering di lakukan,

1.2    Maksud dan Tujuan PRAKRIN

1.3    Manfaat Kegiatan

1.4    Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Uraikan dengan jelas kapan Praktek Kerja Industri dilaksanakan dan di perusahaan/lembaga mana disertai alamat yang lengkap

1.5    Sistematika Penulisan

Laporan Praktek Kerja Industri ini terdiri dari 3 bab dengan perincian sebagi berikut :

1.5.1        BAB I PENDAHULLUAN

Dalam bab ini dijelaskan tentang latar belakang, maksud dan tujuan praktek kerja industry, waktu dan tempat pelaksanaan PRAKRIN dan sistemstika penulisan.

1.5.2        BAB II GAMBARAN UMUM

Dalam bab ini dijelaskan tentang sejarah institusi, setruktur organisasi serta visi dan misi.

1.5.3        BAB III LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK

Dalam bab ini berisi laoran PRAKRIN terkait dengan kegitan yang di lakukan.

1.5.4        PENUTUP

Bab ini merupakan penutup,  berisi tentang kesimpulan dan saran – saran

1.6    Ruang  Lingkup.

Adapun ruang lingkup pada pembahasan praktek kerja industry yang meliputi pendataan dari kegiatan yang di lakukan saat PRAKRIN.

 

  • BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Gambaran umum perusahaan dijelaskan tentang sejarah institusi, setruktur organisasi serta visi dan misi.

2.1 Sejarah__________________________

Berisi sejarah industry terkait yang di tempati PRAKRIN

2.2 Struktur Organisasi

2.3. Visi dan Misi

 

  • BAB III KEGIATAN PRAKTEK INDUSTRI

Berisi tentang kegiatan praktek kerja industri

3.1 Dasar Teori

3.2 Cara kerja PRAKERIN di instansi terkait

3.3 Laporan kegiatan PRAKERIN

 

  • BAB IV PENUTUP

4.1  Kesimpulan

4.2  Saran

 

 

  • LAMPIRAN

Lampiran berisi informasi tambahan yang mendukung kelengkapan Laporan, antara lain Surat Keterangan Telah Melaksanakan Praktek Kerja Industri dari tempat Praktek Kerja Industri, Form Aktivitas Harian, Surat Ijin Praktek Kerja Industri, Form Bimbingan KP, Sertifikat yang dari industry / perusahaan ( jika ada ) Spesifikasi teknis serta data-data lain yang diperlukan.

 

 

Laporan Praktek Kerja Industri yang telah disetujui pembimbing dijilid dengan menggunakan kertas buffalo warna kuning dilapisi  plastik transparan warna putih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PETUNJUK PENGETIKAN LAPORAN

 

 

3.1. Umum                    

Laporan Praktek Kerja Industri ditulis dengan bahan sebagai berikut

  1. Kertas HVS 70 gr ukuran Kwarto atau A4 warna putih, pengecualian bila diperlukan kertas khusus untuk gambar, grafik dan diagram atau dokumen tertentu dari perusahaan.
  2. Dijilid soft cover sampul  warna kuning 4 tua rangkap.
  3. Di antara setiap Bab diberi kertas pembatas berlogo Smk As-syamsuriyyah Jagalempeni berwarna kuning
  4. Laporan dibuat per mahasiswa, walaupun pada saat Praktek Kerja Industri berkelompok.

 

3.2. Aturan Pengetikan

  1. a.      Jenis Huruf

Bila pengolah kata yang digunakan adalah MS-Word, huruf yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 12 point. Bila terdapat listing program komputer, ditulis dengan huruf Courier New ukuran 10 point serta berspasi tunggal. Untuk pengolah kata yang lain dapat dilakukan penyesuaian. Huruf miring (italic) digunakan untuk menunjukkan istilah asing. Huruf tebal (bold) untuk menegaskan istilah tertentu dan untuk menuliskan bab dan sub bab.

 

  1. b.     Jarak Baris

Jarak antar baris atau spasi adalah

  1. Dua spasi (Spasi ganda)
  2. Satu spasi untuk kutipan dengan panjang lebih dari 5 baris, judul pada nama tabel, nama gambar, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, daftar isi dan daftar pustaka yang panjangnya lebih dari satu baris

 

c. Batas Tepi

Batas tepi (Margin) pengetikan pada kertas adalah

1. Empat cm dari tepi kiri

2. Tiga cm dari tepi atas

3. Tiga cm dari tepi bawah

4. Tiga cm dari tepi kanan

Untuk suatu paragraph baru diketik 5 ketukan atau satu tab dari tepi kiri.

 

 

 

  1. d.     Penomoran
    1. a.      Halaman
    2. Bagian Awal Laporan

Bagian awal laporan dimulai dari halaman judul sampai dengan Daftar Lampiran diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil : i, ii, iii, iv, v dan seterusnya, yang ditulis ditengah bagian bawah halaman.

  1. Bagian Isi Laporan

Bagian isi laporan dimulai dari BAB I PENDAHULUAN sampai dengan DAFTAR PUSTAKA diberi nomor halaman dengan menggunakan angka Arab : 1, 2, 3, 4, dan seterusnya dtuliskan pada tepi kanan atas, kecuali untuk halaman yang mengandung Judul Bab ditulis pada tengah halaman bagian bawah.

  1. Bagian Akhir Laporan

Bagian akhir laporan terdiri dari lampiran diberi nomor halaman dengan menggunakan huruf dan angka Arab : A-1, A-2, B-2, C3, D-4, dan seterusnya dituliskan pada tengah halaman bagian bawah.

 

  1. b.     Bab dan Sub Bab

Jika suatu Bab atau Sub Bab dipecah menjadi bagian-bagian kecil maka penomorannya :

  1. Angka Romawi besar untuk BAB
  2. Kombinasi angka Arab untuk Sub Bab-sub bab berikutnya dan seterusnya.

Contoh :

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.1.1 Sejarah Perusahaan

dst.

 

  1. c.       Tabel dan Gambar

Penomoran Tabel dan Gambar menggunakan kombinasi angka Arab yang dipisahkan oleh titik. Angka dibagian depan menunjukkan Bab dan yang dibelakang adalah nomor urut tabel atau gambar tersebut dalam Bab

Contoh

Gambar 3.5 Struktur Organisasi

Artinya gambar tersebut ada di Bab 3 dan gambar urutan kelima

dalam Bab 3

 

 

 

 

 

 

  1. d.     Persamaan

Penomoran persamaan menggunakan kombinasi angka Arab seperti pada penomoran Gambar dan Tabel, dan dituliskan dalam tanda kurung () dibelakang persamaan dekat batas tepi kanan

Contoh :

f (x) = x4 – x2 + 4 ………………………………………….(1.1)

 

3.3.  Ilustrasi

Tatacara penulisan ilustrasi (tabel, gambar) adalah :

  1.   Gambar
    1. Judul Gambar ditempatkan simetris di tengah bawah gambar, didahului kata Gambar.
    2. Gambar diletakkan simetris (di tengah)
    3. Sumber gambar harus disebutkan setelah judul Gambar.

 

  1.    Tabel
    1. Judul Tabel ditempatkan simetris di tengah tabel didahului kata Tabel, Judul tabel diletakkan diatas tabel
    2. Tabel tidak boleh dipenggal kecuali sangat terpaksa, misalnya karena tidak muat pada satu halaman penuh
    3. Tabel diketik simetris (di tengah)
    4. Tabel yang lebih dari 2 halaman diletakkan pada Lampiran
    5. Sumber tabel dituliskan disebelah kiri bawah tabel

 

3.4. Kebahasaan

  1. Laporan ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesiabaku, sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan
  2. Sedapat mungkin menggunakan istilah yang telah diindonesiakan, jika menggunakan istilah asing harus diberikan tanda khusus, misalnya dicetak miring
  3. Kalimat dalam laporan sebaiknya tidak terdapat/menggunakan kata ganti orang, misalnya Saya, Kami, Penulis dan sebagainya
  4. Gelar kesarjaaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama, kecuali dalam ucapan terima kasih, Pembimbing dan penguji serta pengesahan oleh pejabat berwenang.

 

3.5. Kutipan

Beberapa aturan dalam membuat kutipan adalah :

  1. Kutipan harus sama dengan aslinya baik susunan kata, ejaan maupun tanda baca
  2. Penulisan nama pengarang yang tulisannya dikutip hanyalah nama belakangnya. Jika nama pengarang ditulis sebelum kutipan maka penulisannya adalah nama belakang pengarang diikuti dalam kurung tahun titik dua halaman. Jika Nama pengarang ditulis setelah kutipan maka cara penulisannya adalah dalam kurung nama belakang koma tahun titik dua halaman.
  3. Jika penulisnya 3 orang atau lebih, maka hanya dituliskan nama orang pertama diikuti dengan et all atau dkk.
  4. Kutipan panjangnya empat baris atau lebih diketik satu spasi dimulai pada 5 ketukan atau satu tab dari tepi kiri.

Contoh :

Untuk membuat perangkat ajar berbasis web, maka harus dipahami tentang cara pembuatan halaman web, karena perangkat ajar yang akan dibuat terdiri dari halaman-halaman web yang saling terhubung.Adabeberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun halaman web (Oetomo, 2002:200)

 

Atau

Menurut Oetomo (2002:200) :

Untuk membuat perangkat ajar berbasis web, maka harus dipahami tentang cara pembuatan halaman web, karena perangkat ajar yang akan dibuat terdiri dari halaman-halaman web yang saling terhubung.Adabeberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun halaman web.

 

  1. Kutipan panjangnya kurang dari 4 diketik seperti pada pengetikan teks biasa dan diberi tanda kutip “ “ pada awal dan akhir kutipan.

Contoh :

Menurut Jonassen (1997:300) “Perangkat Ajar (PA) adalah perangkat lunak komputer yang dirancang untuk memudahkan proses belajar mengajar “.

 

  1. Jika kutipan itu ada bagian yang dihilangkan beberapa kata/kalimat, maka pada bagian yang dihilangkan tersebut digantikan dengan titik sebayan tiga buah.

Contoh :

“…sehingga dapat digabungkan dengan tampilan huruf-huruf yang menarik, gambargambar, animasi, file suara dan video yang tidak terbatas jumlahnya …”

(Afrianto, 1999:21)

 

  1. Jika sumber kutipan merujuk ke sumber lain, maka sumber kutipan yang ditulis adalah tetap sumber kutipan yang digunakan pengutip tetapi dengan menyebut siapa yang mengemukakan pendapat tersebut dan ditulis dalam tanda petik tunggal ‘ ’.

Contoh :

Menurut Liem (dalam Rahayu, 1997: 36) ‘Komputer dalam kegiatan akademik memiliki berbagai peran. Peran-peran tersebut dapat…’

 

 

3.6. Kepustakaan

Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan sebagai berikut :

  1. Nama penulis ditulis mulai dari nama belakang/keluarga diikuti dengan tanda koma kemudian nama depan.
  2. Daftar pustaka diurut berdasarkan abjad
  3. Jika penulisnya 3 orang atau lebih, maka hanya dituliskan nama orang pertama diikuti dengan et al atau dkk
  4. Sumber buku, maka cara penulisannya adalah Nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat). Tahun terbit. Judul buku dicetak miring atau garis bawah.Kota: Penerbit

Contoh :

Satu Penulis

Tung, K. Y. 2000. Pendidikan dan Riset di Internet : Strategi Meningkatkan Kualitas SDM dengan Riset dan Pendidikan Global Melalui Teknologi Informasi. Jakarta : Dinastindo

 

Dua Penulis

Eggen, J and Kauchack, R. 1988. Strategies for Teachers, Teaching Content and Thinking Skills.Englewood Cliffs : Prentice Hall

 

Tiga Penulis atau lebih

Ysewijn, P., et all. 1996. Courseware Development Methodology. Swiss : Federal Institute for Technology Laboratory for Computer Aided Instruction

 

Jika penulis yang sama menulis lebih dari satu buku

Afrianto, D. 1999. Pedoman Penulisan HTML.Jakarta : Gramedia

__________.2000.Belajar Delphi dalam 25 Jurus.Jakarta : PT. Elex Media Komputindo

 

  1. Sumbernya Jurnal, maka penulisannya Nama belakang, nama depan (dapat disingkat). Tahun penerbitan. Judul Artikel (ditulis dalam tanda petik “ ”). Judul jurnal dicetak miring. Nomor volume diikuti nomor penerbitan dalam tanda kurung, nomor halaman.

Contoh :

Jauhari, Jaidan. 2003. “Perangkat Lunak Pembangkit Geometri Fraktal Berbasis Fungsi Polinomial”. Jurnal Ilmiah Forum MIPA FKIP Unsri. 38(3), 30-46

 

  1. Sumbernya berupa Laporan, Tugas Akhir, Tesis atau Desertasi, maka penulisannya adalah Nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat). Tahun terbit. Judul Karya tidak dicetak miring atau garis bawah. Lembaga : tuliskan kata ‘ Laporan/Tugas Akhir/Tesis/Desertasi tidak diterbitkan’

Contoh :

Hardjito. 2004. Pengembangan Sistem Informasi Akademik Program Diploma Komputer Universitas Sriwijaya. Program Diploma Komputer Unsri : Tugas Akhir Tidak Diterbitkan

 

  1. Sumbernya dari internet, maka penulisannya adalah Nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat). Tahun. Judul Karya tidak dicetak miring atau garis bawah.[jenis medium]. Tersedia : alamat di internet. [tanggal akses]

Contoh :

Raharjo, Budi. 2000. Implikasi Teknologi Informasi Dan Internet Terhadap Pendidikan, Bisnis, Dan Pemerintahan : SiapkahIndonesia?.[Online] Tersedia : www. budi.insan.co.id/articles/riau-it.doc. [30 September 2005]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

Lampiran 1. Contoh Halaman Judul  PRAKERIN

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

 

PEMELIHARAAN JARINGAN KOMPUTER PADA

PT. ABC TEGAL

 

Disusun Guna Menyelesaikan Tugas Praktek Kerja Industri

Semester IV ( Empat ) Tahun Ajaran 2010 /2011

Oleh

Ahmad Irsyadul Ibad       08012311001

Fikih Ziyadatul Rizqi        08012311056

Muh. Sofiyullah                08012311005

KOMPETENSI KEAHLIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

SMK AS-SYAMSURIYYAH JAGALEMPENI

2011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 2. Contoh Persetujuan Instansi

 

PERSETUJUAN INSTANSI

 

Laporan Praktek kerja Industri ini telah di setujui dan disahkan oleh

Bapak Pimpinan ………………………..

dengan alamat………………………………………….. Telp. (……..).

 

 

 

Pada hari         :

Tanggal           :

                              Mengetahui,

Pimpinan / Direktur,                                        Pembimbing Industri,

 

………………………..            …                                ……………………………

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 3. Contoh Persetujuan Pembimbing

 

PERSETUJUAN PEMBIMBING

 

Laporan Praktek kerja Industri ini telah di setujui dan disahkan oleh

pembimbing sebagai salah satu syarat mengikuti semester lajut serta UAN /

UAS tahap akhir tahun ajaran 2011/ 2012.

 

Kopetensi Keahlian Rekayasa perangkat lunak pada SMK As-Syamsuriyyah Jagalempeni Kec. Wanasari Kab.Brebes.

 

Pada hari :

Tanggal   :

                                                                               Mengetahui

Ketua Program Study     ,                                                    Pembimbing,

 

 

Alimatul Hasanah,A.Md                                                   Hadi Sunoto,A.Md

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 4. Contoh Evaluasi dan Pengesahan

 

EVALUASI DAN PENGESAHAN

 

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

 

PEMELIHARAAN JARINGAN KOMPUTER

PADA CV. DANG ASA CABANG KAYU AGUNG

 

Disusun Guna Menyelesaikan Tugas Praktek Kerja Industri

Semester IV ( Empat ) Tahun Pelajaran 2010 /2011

 

Oleh :

                                       Ahmad Irsyadul Ibad 08012311001

Fikih Ziyadatul Rizqi 08012311056

Muh. Sofiyullah       08012311005

 

Tegal, 12 Juli 2008

Menyetujui                                                                    Ketua Kelompok,

Pembimbing,

 

 

Hadi Sunoto,A.Md                                                     Ahmad Irsyadul Ibad

                                                                                                  

Mengetahui

Kepala Sekolah,                                                        Ketua Program Studi,

Akhmad Attaf  Tahzani,M.Pd.I                           Alimatul Hasanah,A.Md

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 1.  Contoh Surat Pernyataan Orang tua.

Bisa di ambil di jurnal kegiatan PRAKRIN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 6. Contoh Formulir Kegiatan Harian

 

FORMULIR KEGIATAN HARIAN SISWA / SISWI

 

Nama                                     :…………………….

NIS                                       :…………………….

Kelas                                     :

Kompetensi Keahlian   :

Tempat PRAKERIN             :…………………….

Bagian/Bidang                      :…………………….

 

Minggu Ke

Tanggal

Jenis Kegiatan

Tanda tangan

I

     
     
     
     
     

II

     
     
     
     
     

III

     
     
     
     
     

 

Tegal,………….,

Pembimbing Lapangan,

 

 

Tdd & Pembimbing

……………………….

 

  • Bisa di ambil dari jurnal pada daftar hadir praktek kerja industry

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 7. Contoh Formulir Penilaian Praktek Kerja Industri

 

FORMULIR PENILAIAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

 

Nama                               :……………………………

NIS                                 :……………………………

Kelas                               :

Kompetensi Keahlian      :

Tempat PRAKERIN      :……………………………

 

No.

Penilaian

Sangat

Baik

Baik

Cukup

Kurang

1

Kedisiplianan        

2

Kerjasama dalam Tim        

3

Sikap, Etika dan Tingkah laku        

4

Inovasi / Partisipasi        

5

Perilaku        

 

 

 

 

Tegal,………………

Pembimbing Lapangan,

 

 

 

Nama Pembimbing

 

Catatan : Diisi dengan ceklist (v)

 

  • Bisa di ambil dari jurnal pada daftar nilai praktek kerja industry

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 08. ContohSurat Kesediaan Untuk Membimbing

 

SURAT KESEDIAAN MEMBIMBING PRAKERIN

 

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama        :

NIPY        :

Jabatan  :

 

dengan ini menyatakan bersedia untuk membimbing Praktek Kerja

Industri Siswa / Siswi berikut :

1. Nama           :

NIS        :

Kompetensi Keahlian :

2. Nama           :

NIS        :

Kompetensi Keahlian :

3. Nama           :

NIS       :

Kompetensi Keahlian :

 

Demikianlah pernyataan ini dibuat agar maklum.

 

Brebes,……………..2011

Guru Pembimbing,

 

 

 

TTd &  Nama

……………………………..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 09. Contoh Form Permohonan PRAKERIN

FORM PERMOHONAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

 

Saya yang bertanda tangan di bawah ini

Nama Siswa / Siswi                : _____________________________________________

NIS                                            : _____________________________________________

Kompetensi Keahlian            : ______________________________________________

Semester                                   : _____ Tahun Ajaran : 20____/20____

 

Memohon untuk melakukan Praktek Kerja Industri pada :

 

Nama Perusahaan                  : _______________________________________

Alamat Perusahaan               : _______________________________________

Nomor Telepon Perusahaan : _______________________________________

Jenis Produk / Usaha / Jasa  : _______________________________________

Unit/Bagian Tempat PRAKERIN       : _______________________________________

 

Dengan perincian sebagai berikut :

 

Lama Praktek Kerja Industri                               : ___ ( ____________ ) minggu

Mulai Tanggal                         : ____ / ____ / ____ Selesai Tanggal :____ / ____ / _____

 

Dan menyatakan bersedia :

  • Menaati semua peraturan Praktek Kerja Industri yang telah ditetapkan oleh Program

dan Perusahaan untuk pelaksanaan Praktek Kerja Industri

  • Tidak akan melakukan hal-hal yang dapat merugikan pihak lain serta mencemarkan

nama baik diri sendiri, keluarga, pihak Program serta perusahaan tempat melakukan

Praktek Kerja Industri

  • Tidak akan menuntut atau meminta ganti rugi kepada pihak Program dan Perusahaan

apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Praktek Kerja Industri (kehilangan,

kecelakaan, dsb.) yang disebabkan oleh kecerobohan saya sendiri.

 

 

 

Brebes, ___________ 2011

Guru Pembimbing,                                                                   Pemohon,

 

 

_________________                                                               _______________

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 10. Contoh Tanda Terima Laporan PRAKERIN

 

TANDA TERIMA LAPORAN PRAKERIN

Telah diterima Laporan Praktek Kerja Industri Siswa / Siswi

Program Rekayasa Perangkat lunak atas  nama :

Nama                              :

NIS                                 :

Kompetensi Keahlian      :

Guru Pembimbing          :

Tempat Praktek Kerja Industri           :

Waktu Praktek Kerja Industri :

Pembimbing Lapangan :

 

Penerima Laporan Praktek Kerja Industri :

 

Nama

Instansi / Jabatan Tanda Tangan Tanggal
  Kepala Sekolah    
  Kaprodi    
  Pembimbing    
  T.Prakrin (Jika diminta)    

 

Demikianlah tanda terima ini dibuat agar maklum.

 

 

Mengetahui,

Kompetensi Keahlian RPL

Ketua,

 

 

Alimatul Hasanah,A.Md

 

Brebes , ……………………

 

 

 

 

 

Nama Siswa / Siswi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 11. Form Bimbingan PRAKERIN

 

Form Bimbingan Praktek Kerja Industri

 

Nama                                :

NIS                                  :

Kompetensi Keahlian       :

Kelas                                :

Judul                                :

 

No

Hari/Tanggal

Uraian Bimbingan

Paraf

       

 

Tegal,

Guru Pembimbing

 

 

 

…………………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PANDUAN

ERTAS

v  Ukuran : A4, berat 80 gr/m2 (HVS 80)

v   Batas   : 4 cm dari tepi kiri

2,5 cm dari tepi kanan

4 cm dari tepi atas

2,5 cm dari tepi bawah

Pencetakan & Penjilidan

l  Naskah tugas akhir dibuat dengan bantuan komputer menggunakan printer dengan tinta hitam (bukan dot matrix), dengan huruf jenis Times New Roman – ukuran 12 (12 point).

Naskah dicetak pada satu halaman (tidak bolak-balik).

Baris-baris kalimat naskah tugas akhir berjarak 1,5 (satu setengah) spasi. (Baris isi tugas akhir)

Baris-baris pada notasi blok yang masuk ke dalam, catatan kaki, judul keterangan dan isi diagram, judul dan isi tabel, judul  gambar, dan daftar pustaka; berjarak 1 (satu) spasi.

Baris pertama paragraf baru berjarak 2 (dua) spasi dari baris terakhir paragraf yang mendahuluinya.

Pencetakan & Penjilidan (lanjutan)

Huruf pertama paragraf baru, dimulai dari batas tepi kiri. Tidak memulai paragraf baru pada dasar halaman, kecuali apabila cukup tempat untuk sedikitnya 2 (dua) baris. Baris terakhir sebuah paragraf jangan diletakkan pada halaman baru berikutnya, tinggalkan baris terakhir tersebut pada dasar halaman.

Huruf pertama sesudah tanda baca koma (,), titik koma (;), titik ganda (:) dan titik (.), dicetak dengan menyisihkan suatu rongga (spasi kosong dalam baris/ruangan antara dua huruf) di belakang tanda baca tersebut.

Bentuk penjilidan adalah jilid buku (bukan jilid ring).

Kaidah Penulisan

v  Penggunaan bahasa dan istilah Indonesia yang baku, dengan singkat dan jelas.

v  Mengikuti kelaziman penulisan pada disiplin keilmuan yang diikuti.

Pemakaian Bahasa Indonesia Baku

l  Bahasa Indonesia yang digunakan dalam naskah tugas akhir harus bahasa Indonesia dengan tingkat keresmian yang tinggi. Kaidah tata bahasa harus ditaati. Kalimat harus utuh dan lengkap. Pergunakanlah tanda baca seperlunya dan secukupnya agar dapat dibedakan antara anak kalimat dari kalimat induknya, kalimat keterangan dari yang diterangkan, dan sebagainya.

l  Kata ganti orang, terutama kata ganti orang pertama (saya dan kami), tidak digunakan, kecuali dalam kalimat kutipan. Susunlah kalimat sedemikian rupa sehingga kalimat tersebut tidak perlu memakai kata ganti orang (kalimat pasif).

l  Suatu kata dapat dipisahkan menurut ketentuan tata bahasa. Kata terakhir pada dasar halaman tidak boleh dipotong. Pemisahan kata asing harus mengikuti cara yang ditunjukkan dalam kamus bahasa asing tersebut.

Bagian-Bagian Tugas Akhir

l  Naskah tugas akhir dibagi menjadi 5 (lima) bagian :

abstrak,

bagian persiapan,

tubuh utama tugas akhir,

daftar pustaka,

lampiran.

ABSTRAK

l  Abstrak yang dimaksud merupakan extended abstract, yang terdiri atas satu halaman atau lebih yang memuat abstrak tugas akhirnya sendiri.

l  Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, masing-masing dimulai pada halaman baru. Penempatan (urutan) dalam buku tugas akhir, abstrak dalam bahasa Indonesia dulu, baru halaman berikutnya abstrak dalam bahasa Inggris.

l  Abstrak terdiri atas 500 s.d. 800 kata dan memuat latar belakang permasalahan yang dikaji, metoda yang digunakan dalam analisis dan perancangan (tujuan, teori penunjang, proses yang dilakukan), penjelasan hasil dan kesimpulan yang diperoleh. Abstrak tidak memuat referensi.

ABSTRAK (lanjutan)

l  Bila memerlukan persyaratan khusus dalam permasalahannya, sebaiknya syarat tersebut ditampilkan dalam abstrak. Misalnya syarat konfigurasi sistem, atau syarat lainnya.

l  Abstrak dicetak dengan 1 (satu) spasi.

l  Halaman abstrak diberi judul ABSTRAK (atau ABSTRACT), diikuti judul tugas akhir, nama lengkap mahasiswa dan departemen/program studi yang bersangkutan.

ABSTRAK (lanjutan)

l  Kalimat pertama abstrak tugas akhir berjarak 2 x 1 spasi dari baris terakhir judul abstrak.

l  Kata pertama atau awal paragraf baru dipisahkan dengan 2 (dua) spasi dari kalimat terakhir paragraf yang mendahuluinya.

l  Format halaman abstrak seperti terlihat pada Lampiran 2.

Bagian Persiapan Tugas Akhir

l  Terdiri dari :         -. sampul,

-. halaman sampul tugas akhir,

-. halaman pengesahan,

-. halaman abstrak (Indonesia & Inggris),

-. halaman peruntukkan (tidak dianjurkan),

-. halaman kata pengantar,

-. halaman daftar isi,

-. halaman daftar gambar*,

-. halaman daftar tabel*,

-. halaman daftar singkatan dan lambang*,

-. halaman daftar lampiran*.

* Pilihan (optional)

Tubuh Utama Tugas Akhir

l  Terdiri dari :

1. pendahuluan, yang merupakan bab pertama;

2. tinjauan pustaka;

3. bab-bab isi utama tugas akhir.

DAFTAR PUSTAKA

l  Daftar Pustaka akan diuraikan pada bab tersendiri.A

LAMPIRAN

l  Lampiran dapat terdiri atas beberapa buah.

l  Lampiran dapat memuat keterangan tambahan, penurunan rumus, contoh perhitungan, data mentah penelitian dan sebagainya, yang kalau dimasukkan ke dalam tubuh tugas akhir akan mengganggu kelancaran pengutaraan tugas akhir.

l  Setiap lampiran diberi nomor yang berupa angka 1, 2, 3 … atau huruf kapital abjad Latin A, B, C … dan seterusnya.

l  Lampiran didahului oleh satu halaman yang hanya memuat kata LAMPIRAN di tengah halaman. Halaman ini tidak diberi nomor.

l  Lampiran dapat berupa tabel, gambar dan sebagainya yang dianggap bukan merupakan bagian dari tubuh utama tugas akhir.

Penomoran Halaman

l  Halaman abstrak dan bagian persiapan tugas akhir diberi nomor dengan menggunakan angka Romawi kecil, seperti i, ii, iii, iv, … dan seterusnya. Nomor halaman  ditulis di tengah (berjarak 1,5 cm dari tepi bawah atau atas kertas) atau rata dengan tepi kanan tulisan, juga berjarak 1,5 cm dari atas atau bawah kertas.

l  Halaman tubuh utama tugas akhir diberi nomor dengan angka Arab, seperti 1, 2, 3, … dan seterusnya. Nomor halaman dituliskan di tengah (berjarak 1,5 cm dari tepi bawah atau atas kertas) atau rata dengan tepi kanan tulisan, juga berjarak 1,5 cm dari atas atau bawah kertas.

l  Halaman yang memuat judul, nomor halamannya dapat tidak dicantumkan (tidak tercetak), meskipun halamannya tetap diperhitungkan.

Penomoran Halaman (lanjutan)

l  Nomor halaman lampiran berbeda dengan penomoran halaman tubuh utama tugas akhir. Penomorannya didahului dengan menunjukkan keberadaan lampiran tersebut. Misalnya bila lampiran tersebut berada dalam LAMPIRAN A, maka nomor halamannya didahului dengan huruf A. Contohnya nomor halaman A-1. Bila lampirannya berada dalam LAMPIRAN 1, maka nomor halamannya adalah 1-1. Dan seterusnya. Atau dapat juga memberi nomor halaman diawali dengan huruf L (singkatan LAMPIRAN), misalnya L-1 (untuk halaman pertama dari lampiran pertama), L-5 (untuk halaman pertama dari lampiran kedua, dimana lampiran pertama terdiri dari 4 halaman), dan seterusnya.

Bagian Persiapan Tugas Akhir

Bagian ini terdiri dari :

l  sampul,

l  halaman pengesahan,

l  halaman peruntukkan*,

l  halaman KATA PENGANTAR,

l  halaman DAFTAR ISI,

l  halaman DAFTAR GAMBAR*,

l  halaman DAFTAR TABEL*,

l  halaman DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG*,

l  halaman DAFTAR LAMPIRAN*,

Sampul

l  Sampul tugas akhir berwarna biru tua.

l  Pada sampul dicetak judul tugas akhir, nama lengkap mahasiswa D4 dan lain-lain, dengan tinta emas, bukan tinta perak.

l  Jenis & ukuran huruf, sebagai berikut.

-. Judul tugas akhir, huruf Times New Roman Capital,

ukuran huruf 14, cetak tebal (bold).

-. Kata TUGAS AKHIR, huruf & ukuran sama dengan judul.

-. Kata Oleh, ukuran huruf 12, cetak tebal (bold).

-. Nama mahasiswa, ukuran huruf 14, cetak tebal (bold).

-. NIM dan nomor NIM, ukuran huruf 14, cetak tebal (bold).

-. Lambang ITB (Gajah), ukuran tinggi 3,5 cm dan kosong.

-. SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA,

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG dan tahun lulus,

ukuran huruf 14, cetak tebal (bold).

l  Contoh terlihat dalam Lampiran

Halaman Pengesahan

l  Dicetak pada halaman baru.

l  Halaman ini memuat judul tugas akhir , nama mahasiswa D4, nama dan tanda tangan pembimbing.

l  Jika pembimbing lebih dari satu orang, nama pembimbing ditulis sejajar, dimulai dengan pembimbing pertama (Pembimbing I,) di kiri dan diikuti pembimbing kedua (Pembimbing II,) disebelah kanannya.

l  Contoh selengkapnya terlihat pada Lampiran

Halaman Peruntukkan

l  Halaman peruntukkan (dedication) bukan merupakan halaman yang diharuskan.

l  Jika ada, pada halaman tersebut dituliskan untuk siapa tugas akhir tersebut didedikasikan.

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

Halaman KATA PENGANTAR

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul KATA PENGANTAR.

l  Isinya merupakan pernyataan terima kasih secara tertulis kepada pembimbing dan perorangan lain yang telah memberi bimbingan, nasihat, saran dan kritik, kepada mereka yang telah membantu melakukan penelitian, kepada perorangan atau badan yang telah memberi bantuan keuangan, dan sebagainya.

l  Format penulisannya beragam, ada yang dibuat seperti daftar berurutan atau lainnya.

l  Ucapan terima kasih dibuat tidak berlebihan dan dibatasi hanya yang scientifically related.

l  Contoh selengkapnya terlihat pada Lampiran

Halaman DAFTAR ISI

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul DAFTAR ISI.

l  Halaman ini memuat semua judul yang terdapat pada halaman baru seperti ABSTRAK, ABSTRACT, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR PUSTAKA dan lain-lain, termasuk nomor dan judul  BAB, nomor subbab (anak bab) dan judul subbab, serta nomor halaman tempat judul BAB dan judul subbab dimuat.

l  Semua judul utama dituliskan dengan menggunakan huruf kapital.

l  Judul subbab hanya huruf awal dari setiap katanya yang menggunakan huruf kapital, sedang karakter lainnya menggunakan huruf kecil.

l  Semua judul, termasuk judul BAB atau subbab, tidak diakhiri dengan tanda titik.

l  Penulisannya sesuai dengan yang tertulis dalam judul atau BAB yang bersangkutan

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

Halaman DAFTAR GAMBAR

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul DAFTAR GAMBAR.

l  Memuat nomor gambar (/ilustrasi), judul gambar (/ilustrasi), dan nomor halaman tempat gambar (/ilustrasi) dimuat.

l  Judul dan nama gambar (/ilustrasi) sesuai dengan yang terdapat dalam bab yang bersangkutan.

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

Halaman DAFTAR TABEL

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul DAFTAR TABEL.

l  Formatnya sama dengan DAFTAR GAMBAR, hanya kata Gambar diganti dengan kata Tabel.

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

Halaman DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG.

l  Halaman ini memuat singkatan istilah, satuan dan lambang variabel/besaran (ditulis di kolom pertama), nama variabel dan nama istilah lengkap yang ditulis di belakang lambang dan singkatannya (ditulis di kolom kedua), dan nomor halaman tempat singkatan lambang muncul untuk pertama kalinya (ditulis di kolom ketiga).

l  Singkatan dan lambang pada kolom pertama diurutkan menurut abjad Latin, huruf kapital dan disusul oleh huruf kecilnya; kemudian disusul dengan lambang yang ditulis dengan huruf Yunani yang juga diurutkan sesuai dengan abjad Yunani.

l  Nama variabel/besaran atau nama istilah yang disingkat pada kolom kedua ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertamanya yang ditulis dengan huruf kapital.

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

Halaman DAFTAR LAMPIRAN

l  Dicetak pada halaman baru dan diberi judul DAFTAR LAMPIRAN.

l  Halaman ini memuat nomor lampiran, anak lampiran, judul lampiran, dan anak judul lampiran, serta nomor halaman tempat judul lampiran dan anak judul lampiran tersebut dimuat.

l  Cara penulisan lainnya sama dengan penulisan judul bab dan judul subbab.

l  Contoh halaman ini terlihat pada Lampiran

l  Contoh bentuk lampirannya terlihat pada Cover Lampiran, Lampiran A, Lampiran B.

Tubuh Utama Tugas Akhir

l  Memuat tugas akhir mahasiswa D4.

l  Isi sepenuhnya adalah tanggung jawab mahasiswa D4 dan pembimbingnya.

l  Terdiri dari beberapa bab, diawali bab pendahuluan dan diakhiri dengan daftar pustaka.

l  Jumlah bab tidak standar, disesuaikan dengan keperluan yang wajar untuk mengemukakan tugas akhirnya.

Bab Pendahuluan

Sedikitnya memuat (tidak perlu rinci dalam bentuk subbab) :

l  deskripsi topik kajian dan latar belakang,

l  masalah yang dikaji (statement of the problem), tujuan, dan     lingkup permasalahannya;

l  cara pendekatan dan metoda penelitian yang digunakan,

l  sistematika penulisan tugas akhir (outline).

Judul bab, yaitu PENDAHULUAN, dituliskan dengan  huruf kapital, dicetak 2 (dua) spasi di bawah BAB I – tanpa diakhiri dengan tanda titik dan diletakkan secara simetrik pada halaman.

Bab Tinjauan Pustaka

l  Berisi uraian tentang alur pikir dan perkembangan keilmuan topik kajian.

l  Pada hakikatnya, hasil penelitian seorang peneliti bukanlah satu penemuan baru yang berdiri sendiri, melainkan sesuatu yang berkaitan dengan hasil penelitian sebelumnya.

l  Harus dielaborasikan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalah yang dikaji sedemikian rupa sehingga memberikan gambaran perkembangan pengetahuan yang mendasari penulisan tugas akhir.

l  Mahasiswa ingin menunjukkan bahwa ia menguasai ilmu yang mendasari atau terkait dengan permasalahan yang dikaji.

Bab Tinjauan Pustaka (lanjutan)

l  Tinjauan pustaka hendaknya disusun sesuai dengan urutan perkembangan cabang ilmu pengetahuan yang dikandungnya.

l  Tinjauan pustaka juga berisi ulasan tentang kesimpulan yang terdapat dalam setiap judul dalam daftar pustaka, dan dalam hubungan ini, mahasiswa S1 menunjukkan mengapa dan bagaimana topik kajian serta arah yang akan ditempuhnya dalam menyelesaikan pembahasan topik kajian tersebut.

l  Bila dipandang perlu, tinjauan pustaka dapat disisipkan pada bab-bab isi (sesuai dengan keperluan dan kelaziman pada masing-masing disiplin ilmu) dan tidak harus ditulis dalam bab terpisah.

Bab-bab dalam Tubuh Utama Tugas Akhir

l  Jumlah bab disesuaikan dengan keperluan.

l  Dalam bab-bab tersebut diuraikan secara rinci cara dan pelaksanaan kerja, hasil pengamatan percobaan atau pengumpulan data dan informasi lapangan, pengolahan data dan informasi, analisis dan pembahasan data serta informasi tersebut, juga pembahasan hasil (discussion).

Bab Kesimpulan dan Saran

l  Bab ini memuat elaborasi dan rincian kesimpulan yang dituliskan pada abstrak.

l  Yang dimuat adalah kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian mahasiswa, bukan kesimpulan dari literatur atau yang merupakan sifat dari sesuatu yang telah umum.

l  Saran untuk kajian lanjutan serta practical implication dari kerja mahasiswa, dapat dituliskan di bab ini.

Daftar Pustaka

l  Bukan merupakan bab tersendiri, sehingga tidak diberi nomor bab.

l  Ditulis pada halaman baru danjudul DAFTAR PUSTAKA dicetak 4 cm dari tepi atas halaman kertas, tanpa diakhiri tanda titik.

l  Berisi semua pustaka yang digunakan dalam menyiapkan dan menyelesaikan tesis.

l  Pustaka dapat berupa makalah dan buku yang diterbit kan dan lazimnya dapat ditemukan di perpustakaan, termasuk tesis dan disertasi.

l  Sumber yang tidak diterbitkan, tidak dimuat dalam daftar pustaka,tetapi dicantumkan pada catatan kaki (footnote) pada halaman yang bersangkutan.

l  Diusahakan pustaka terbitan yang paling mutakhir.

Daftar Pustaka (Lanjutan)

Format penulisan daftar pustaka :

nama keluarga, nama kecil, judul buku, penerbit, edisi, tahun terbit.

Bila tidak terdapat nama pengarang :

________, judul buku, penerbit, edisi, tahun terbit.

Bila pustaka berupa artikel dari majalah :

nama keluarga, nama kecil, judul artikel, nama majalah, volume, halaman, tahun terbit.

Daftar Pustaka (Lanjutan)

l  Bila pustaka diambil dari internet (download), maka saat melakukan download  (waktunya : jam, tanggal, bulan, tahun) harus dituliskan. Adapun format lainnya tetap sama.

l  Penyusunan urutan dalam daftar pustaka, dianjurkan mengikuti aturan seperti berikut.

a. Keutamaan (kepentingan) dari pustaka tersebut.

b. Alpabetis, dimulai dengan yang ada nama pengarangnya (yang diawali huruf A dituliskan lebih dulu, baru B, C dan seterusnya), dilanjutkan dengan yang tidak ada nama pengarangnya. Lihat LampiranDaftarPustaka.

l  Untuk nama Indonesia yang tidak diketahui nama keluarga nya, dituliskan seperti yang dikehendaki oleh pemilik nama tersebut.

Cara Membuat Gambar dan Tabel

Gambar

l  Istilah gambar mencakup gambar, ilustrasi, grafik, diagram, denah, peta, bagan, monogram, diagram alir (flowchart) dan potret.

l  Gambar harus dibuat pada kertas yang dipakai untuk naskah tugas akhir.

l  Gambar asli dibuat dengan printer atau plotter atau pencetak gambar sejenis yang berkualitas.

l  Huruf, angka dan tanda baca lain yang digunakan pada gambar harus jelas.

Gambar (lanjutan) :

Gambar yang tidak dapat diterima :

l  gambar yang dibuat pada kertas grafik;

l  gambar yang dibuat pada kertas grafik, kemudian kertas grafik tersebut ditempelkan pada kertas naskah;

l  gambar yang dibuat pada kertas lain yang ditempelkan pada kertas naskah.

Gambar (lanjutan) :

l  Gambar diletakkan secara simetris sesuai dengan halaman kertas dimana gambar tersebut berada.

l  Penempatannya berjarak 3 spasi dari baris teks (atas dan bawah).

l  Judul gambar diletakkan di bawah gambarnya dan diberi nomor, penulisannya diakhiri dengan tanda titik (.).

Contoh : Gambar 3.1 Judulnya, atau Gambar III.2 Judulnya atau Gbr. 3.1 Judulnya atau Gb. III.2 Judulnya.

l  Bila judul gambar lebih dari satu baris, maka spasi judul gambar tersebut adalah satu.

Gambar (lanjutan) :

l  Gambar yang berasal dari kutipan, harus dinyatakan mengutip dari mana. Bila mengutip dari buku teks yang terdapat dalam daftar pustaka, maka harus disebutkan buku teks nomor urut berapa, yang diletakkan dalam tanda kurung tegak [ ] dan dicetak superscript. Lihat contoh Gambar.

l  Gambar yang memerlukan halaman yang lebih besar dari halaman naskah tugas akhir dapat diterima.

l  Gambar yang memerlukan satu lipatan untuk mencapai ukuran halaman naskah, dapat dimasukkan ke dalam teks batang tubuh tesis.

l  Gambar yang lebih besar lagi sebaiknya diletakkan dalam lampiran.

Gambar (lanjutan) :

l  Bila dalam naskah terdapat kalimat seperti contoh berikut :

. . . seperti terlihat pada Gambar II.4 di atas . . .

maka penulisan Gambar II.4 harus seperti di atas, tidak boleh diubah menjadi gambar II.4 atau yang lainnya. Jadi harus tepat sama dengan tulisan yang tertera di bawah gambarnya.

Tabel

Tabel dibuat pada kertas naskah.

l  Huruf dan angka tabel harus dicetak, tidak ditulis tangan.

l  Kolom-kolom tabel disusun sedemikian rupa sehingga tabel mudah dibaca.

l  Spasi dalam tabel adalah satu.

l  Tabel diletakkan secara simetris sesuai dengan halaman kertas dimana tabel berada.

l  Penempatan tabel berjarak 3 spasi dari baris teks (atas dan bawah).

Tabel (lanjutan) :

l  Judul tabel diletakkan di atas tabelnya dan diberi nomor, penulisannya diakhiri dengan tanda titik (.).

l  Contoh : Tabel 3.1 Judulnya, atau Tabel III.2 Judulnya atau Tbl. 3.1 Judulnya atau Tb. III.2 Judulnya.

l  Bila judul tabel lebih dari satu baris, maka spasi judul tabel tersebut adalah satu.

l  Tabel yang berasal dari kutipan, harus dinyatakan mengutip dari mana. Bila mengutip dari buku teks yang terdapat dalam daftar pustaka, maka harus disebutkan buku teks nomor urut berapa, yang diletakkan dalam tanda kurung tegak [ ] dan dicetak superscript. Lihat contoh Tabel.

Tabel (lanjutan) :

l  Bila dalam naskah terdapat kalimat seperti contoh berikut :

. . . seperti terlihat pada Tabel III.1 di bawah ini.

maka penulisan Tabel III.1 harus seperti di atas, tidak boleh diubah menjadi tabel III.1 atau yang lainnya. Jadi harus tepat sama dengan tulisan yang tertera di atas tabelnya.

Pedoman Lain

Lambang

l  Lambang variabel digunakan untuk memudahkan penulisan variabel tersebut dalam rumus dan dalam pernyataan aljabar lainnya.

l  Semua huruf dalam abjad Latin dan abjad Yunani, baik huruf kapital maupun huruf kecil, dapat digunakan sebagai lambang variabel.

l  Lambang dapat terdiri atas satu atau dua huruf.

l  Lambang dapat diberi subscript atau superscript atau keduanya.

l  Subscript dapat berupa huruf atau angka atau keduanya, demikian juga superscript.

Lambang (lanjutan)

l  Beberapa lambang ditulis dengan cetak miring.

l  Pilihlah lambang yang sudah lazim digunakan di bidang anda.

l  Awal kalimat tidak dibenarkan dimulai dengan lambang variabel.

l  Susunlah kalimat sedemikian rupa sehingga tidak perlu diawali dengan sebuah lambang variabel.

Satuan dan Singkatan

l  Satuan yang digunakan dalam tugas akhir adalah satuan S.I.

l  Singkatan satuan yang digunakan adalah seperti yang dianjurkan oleh S.I.

l  Singkatan satuan ditulis dengan huruf kecil tanpa titik dibelakangnya atau dengan lambang.

l  Singkatan satuan tidak dituliskan dengan huruf yang dicetak miring (italic).

l  Singkatan satuan dapat terdiri dari satu, dua atau sebanyak-banyaknya empat huruf Latin.

l  Singkatan satuan dapat dibubuhi huruf awal atau lambang seperti µ (mikro),  m (mili), c (centi), d (desi), h (hekto), k (kilo), atau M (mega).

Satuan dan Singkatan (lanjutan)

l  Satuan sebagai kata benda ditulis lengkap.

l  Satuan yang terdapat pada awal kalimat ditulis lengkap.

l  Satuan yang menunjukkan jumlah dan ditulis di belakang, ditulis dengan singkatannya.

Angka

l  Angka pada subbab adalah angka Arab.

l  Angka digunakan untuk menyatakan :

1. besar tentu ukuran (misalnya, 174 cm), massa (80,0 kg),

suhu (23o C), prosentase (96,5%) dan lain-lain;

2. nomor halaman;

3. tanggal ( 11 September 2004);

4. waktu (pukul 12.03 siang);

5. bilangan dalam perhitungan aljabar dan dalam rumus,

termasuk bilangan pecahan;

6. lain-lain.

Angka (lanjutan)

l  Tanda desimal dinyatakan dengan koma, misalnya 20,35 (dua puluh koma tiga puluh lima).

l  Tanda ribuan dinyatakan dengan titik, misalnya 1.000.000 (satu juta).

l  Bilangan dalam kalimat yang lebih kecil dari sepuluh dapat ditulis dengan kata-kata, misalnya enam perguruan tinggi; tetapi yang lebih besar dari sepuluh digunakan angka, misalnya 17 buah jeruk.

l  Besar tak tentu dan bilangan yang digunakan untuk menyatakan besar secara umum ditulis dengan kata-kata; misalnya sepuluh tahun yang lalu, usia tiga puluh lima tahun, setengah jam mendatang, tiga kali sehari, beberapa ratus meter dan lain-lain.

Angka (lanjutan)

l  Awal sebuah kalimat tidak boleh dimulai dengan sebuah angka.

l  Jika awal kalimat memerlukan bilangan atau angka, tulislah bilangan tersebut dengan kata-kata; atau ubahlah susunan kalimatnya sedemikian rupa sehingga bilangan tadi tidak lagi terletak pada awal kalimat.

l  Hindarilah penggunaan angka Romawi untuk menyatakan bilangan, karena tidak secara mudah dapat dimengerti.

Cetak Miring (Italic)

l  Ukuran huruf yang dipakai untuk cetak miring harus sama dengan ukuran huruf untuk naskah.

l  Cetak miring digunakan untuk menuliskan kata-kata asing.

l  Cetak miring juga digunakan untuk menuliskan judul buku atau nama majalah (dalam daftar pustaka)

l  Pada umumnya cetak miring digunakan pada kata atau istilah untuk memberikan penekanan khusus atau menarik perhatian.

Penulisan Rumus dan Perhitungan Numerik

l  Sebuah rumus diletakkan dalam batas kertas yang boleh dicetak.

l  Rumus yang panjang ditulis dalam dua baris atau lebih.

l  Pemotongan rumus yang panjang dilakukan pada operator aritmatik, yaitu tanda tambah, kurang, kali, bagi, pangkat dan tanda kurung.

l  Operator aritmatik tersebut didahului dan diikuti dengan sedikitnya sebuah spasi (ruang antara dua variabel).

l  Untuk menghindari kesalahan penulisan persamaan, sebaiknya menggunakan format persamaan, misalnya Microsoft Equation.

l  Setiap rumus diberi nomor yang dituliskan diantara tanda kurung buka dan tutup ( ).

Penulisan Rumus dan Perhitungan Numerik (Lanjutan)

l  Nomor rumus terdiri dari dua angka yang dipisahkan dengan tanda titik.

l  Angka pertama (dapat angka Arab atau angka Romawi, tergantung pilihan anda) menunjukkan bab tempat rumus tersebut berada.

l  Angka kedua, yang berupa angka Arab, menunjukkan nomor urut rumus dalam bab.

l  Substitusi variabel dengan harganya untuk operasi aritmatik dituliskan seperti penulisan rumus. Dalam hal ini, hindarkan pemakaian titik sebagai tanda kali.

Cara Penulisan Judul Bab dan Judul Subbab

l  Kata BAB ditulis dengan huruf kapital dan diikuti oleh nomor bab yang ditulis dengan angka Romawi, misalnya BAB I.

l  Kata BAB dicetak 4 cm dari tepi atas kertas pada posisi simetris dari halaman pencetakan dan tidak diakhiri dengan tanda titik.

l  Bab baru dituliskan pada halaman baru.

l  Judul bab dicetak dua spasi di bawah nomor bab.

l  Judul bab ditulis dengan huruf kapital tanpa diakhiri dengan titik.

l  Jika judul bab terdiri dari dua baris atau lebih, baris kedua dan seterusnya dimulai dengan baris baru dan sebaiknya membentuk segitiga terbalik. Contoh.

Cara Penulisan Judul Bab dan Judul Subbab (Lanjutan)

l  Judul bab diletakkan secara simetris dalam batas kertas yang boleh dicetak.

l  Judul Subbab dicetak tiga spasi di bawah baris terakhir judul bab atau baris terakhir subbab sebelumnya (yang mendahului).

l  Judul subbab dicetak tebal (bold) dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama dari setiap kata yang ditulis menggunakan kapital huruf.

l  Judul subbab tidak diakhiri dengan sebuah titik.

l  Nomor subbab dicetak tebal (bold) pada batas tepi kiri, dimulai dengan nomor bab (dapat angka Arab atau angka Romawi) diikuti tanda titik dan nomor subbabnya sendiri dan tanpa diakhiri tanda titik. Contoh : 2.2.1 judul subbabnya atau III.2.1 judul subbabnya

Kutipan

l  Rumus, kalimat, paragraf atau inti pengertian yang dikutip dari salah satu makalah atau buku dalam daftar pustaka, cukup ditunjukkan dengan menuliskan angka urut makalah atau buku tersebut dalam daftar pustaka.

l  Nomor urut makalah atau buku tersebut ditulis diantara tanda kurung tegak […], bukan kurung biasa (…). Contoh.

l  Tanda […] dituliskan sebagai superscript, bila melekat pada huruf terakhir kata di depannya; tetapi tidak superscript bila diberikan spasi terlebih dulu.

l  Nomor halaman atau nomor bab dalam buku pustaka, jika belum tercantum dalam daftar pustaka, sebaiknya disertakan dan ditulis dibelakang tanda kurung nomor urut.

Tata Bahasa Penulisan Naskah

l  Naskah harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta mengikuti semua aturan tata bahasa Indonesia.

l  Istilah asing yang sulit diindonesiakan atau janggal untuk diindonesiakan, dapat dituliskan sesuai dengan bahasa aslinya, tetapi harus ditulis (dicetak) dengan huruf yang berbeda, misalnya dicetak miring (italic) (yang umum).

l  Pemenggalan kata berdasarkan kata dasarnya. Suku kata minimal berisi 2 (dua) huruf. Dibelakang kata yang dipenggal dapat diberikan tanda – atau tidak diberikan tanda apapun.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Beberapa kata berikut tidak dapat dipenggal, yaitu

dengan

pun

dan

yang

oleh

l  Kata ulang, harus dituliskan secara lengkap, tidak diperkenankan menggunakan angka 2, dan diantara kedua kata tersebut diberi tanda – tanpa spasi.

Perhatikan contoh berikut.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

Yang benar :       … masing-masing…

Yang salah :         … masing – masing …

… masing2 …

l  Tidak diperkenankan menggunakan singkatan kata, kecuali singkatan kalimat yang telah umum digunakan. Singkatan kata yang dimaksud adalah

tsb.        untuk kata          tersebut

dll.                                          dan lain-lain

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

dsbnya.                untuk kata          dan sebagainya

dstnya.                                                 dan seterusnya

ll.                                                             lain-lain

dan seterusnya

l  Penggunaan kata depan dan awalan kata (di dan ke) yang benar, seperti

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

di atas                  bukan                   diatas

di bawah                                              dibawah

di depan                                              didepan

di luar                                                    diluar

ke dalam                                              kedalam

ke atas                                                  keatas

ke bawah                                            kebawah

dimana                 bukan                   di mana

dikerjakan                                           di kerjakan

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Beberapa kata berikut seringkali menimbulkan kesalahan.

Yang benar :                                       Yang salah :

diubah                                  dirubah

obyek                                                   objek

metoda                                                metode

aktifitas                                                aktivitas

masukan (input)                               masukkan

memasukkan                                     memasukan

dapat dilaksanakan                         bisa dilaksanakan

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Bila akan mengakhiri atau memotong kalimat dengan tanda titik (.), koma (,) atau titik koma (semi kolon,  , tidak perlu diberi tanda spasi.

l  Bila akan akan memotong kalimat dengan tanda titik ganda (kolon,  , maka sebelum tanda tersebut dapat didahului tanda spasi atau tidak didahului tanda spasi.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Bila meletakkan kata atau huruf di dalam tanda kurung, setelah tanda kurung buka dan sebelum tanda kurung tutup, tanpa didahului dengan spasi.

Yang benar :       … (atau setelahnya) …

Yang salah  :                        … ( atau setelahnya ) …

l  Bila menggunakan tanda titik bertitik (kolon) dan kalimat dibelakangnya terdiri dari banyak bagian atau tahapan, sebaiknya setelah tanda tersebut penulisannya berada pada baris berikutnya. Perhatikan bahwa setelah tanda kolon, kata pertama tidak didahului dengan kapital huruf.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Perhatikan contoh berikut.

… adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :

1. memiliki ijazah sarjana jurusan teknik,

2. berbadan sehat,

3. bersedia menjalani ikatan dinas selama 3 tahun, terhitung

setelah diterima;

4. selama dalam masa ikatan dinas tidak diperkenankan menikah.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Penggunaan kata :

sebagai berikut atau seperti berikut

tidak selalu harus diakhiri dengan tanda kolon (:), dapat saja berakhir dengan tanda titik, terutama bila uraian kalimatnya panjang, dan di dalam salah satu atau lebih uraian tersebut akan memungkinkan menggunakan tanda titik.

Lihat contoh pada Lampiran berikut.

l  Di dalam tanda kolon, tidak boleh ada tanda kolon lainnya.

Tata Bahasa Penulisan Naskah (lanjutan)

l  Bila dalam naskah menggunakan tanda baca / (biasanya untuk menyatakan atau), maka tidak perlu meletakkan tanda spasi diantara kata sebelum dan setelah tanda tersebut.

Yang benar         : … gambar/ilustrasi …

Yang salah           : … gambar / ilustrasi …

Beberapa Catatan Lain Yang Penting

l  Penulisan kata yang benar untuk method dalam bahasa Inggris adalah metoda, bukan metode.

l  Menyingkat istilah atau kalimat, harus dituliskan selengkapnya dulu, baru singkatannya diletakkan dalam tanda kurung. Contoh : Database Management System (DBMS).

l  Penggunaan tanda koma sebelum menuliskan kata maka. Contoh :

…, maka tindak lanjut berikutnya …

l  Kata-kata berikut tidak digunakan sebagai awal kalimat.

maka                     karena                  sehingga              dimana

Beberapa Catatan Lain Yang Penting (Lanjutan)

l  Penulisan beberapa kata yang menggunakan huruf u dan w, yang sering sekali menyebabkan kerancuan.

Yang benar :                                       Yang salah :

frekuensi                                             frekwensi

jadwal                                                   jadual

kualitas                                                 kwalitas

dan seterusnya

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.